Pertanyaan Pencairan Jamsostek BPJS JHT

Pertanyaan Pencairan Jamsostek BPJS JHT – Sebagai reinkarnasi dari Jamsostek, BPJS merupakan salah satu lembaga baru yang mengalami perkembangan yang cukup pesat. Sejak berdiri pada tahun 2014 yang lalu, ada banyak perubahan peraturan baru yang ditetapkan oleh Pemerintah demi kesempurnaan sistem dari BPJS tersebut.

Mengingat BPJS TK bisa di bilang lembaga yang masih baru, maka seringkali ada pertanyaan-pertanyaan dari para peserta BPJS terkait proses pencairan dana JHT BPJS TK. Terkadang peserta masih bingung dengan perubahan kondisi kehidupan yang mereka alami. Kondisi ini misalnya ketika mereka merubah KTP, pindah rumah, kehilangan dokumen, atau bahkan cacat permanen. Beberapa pertanyaan yang sering di tanyakan seputar JHT BPJS Ketenagakerjaan adalah :

Tanya Jawab Pencairan Jamsostek BPJS JHT

Tanya Jawab Pencairan Jamsostek BPJS JHT

Apakah bisa mencairkan uang JHT dimana saya baru bekerja selama 2 tahun?

Tentu saja bisa. Anda masih bisa mencairkan saldo JHT meski Anda baru bekerja selama 2 tahun. Anda bisa berpedoman pada perubahan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 46 th 2015 menjadi Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 tahun 2015. Meskipun begitu, ada syarat tertentu yang harus Anda penuhi yakni Anda sudah tidak bekerja selama 1 bulan.
Apakah bisa mencairkan kepemilikan 2 kartu Jamsostek sekaligus?

Sangat bisa, namun dengan syarat kedua kartu tersebut sudah tidak aktif lagi dan kartu yang Anda miliki tersebut sudah dilengkapi dengan Paklaring/Surat Keterangan Sudah Berhenti Bekerja

Baca Juga : Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

Bagaimana cara mengetahui kartu Jamsostek saya masih aktif atau tidak?

Ketika Anda telah memutuskan untuk berhenti bekerja dari sebuah perusahaan, seharusnya kartu BPJS TK Anda sudah tidak aktif lagi sebab tak ada masukan dari iuaran rutin dari perusahaan. Namun di beberapa kasus sering terjadi kartu masih saja aktif meskipun peserta sudah berhenti bekerja. Hal ini bisa terjadi karena iuran bulanan ada yang masih di bayar. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mendatangi langsung kantor BPJS TK untuk menanyakan keaktifan kartu BPJS Anda.

Bagaimana cara menonaktifkan kartu BPJS TK?

Terkait hal ini, Anda diwajibkan mendatangi perusahaan tempat Anda bekerja dulu. Mintalah pada perusahaan tersebut untuk menutup akun BPJS dan berhenti membayar iuran bulanan.

Saya mempunyai 2 kartu BPJS TK dari perusahaan yang berbeda. Kartu pertama saya dari perusahaan yang lama sudah non aktif, sementara kartu BPJS TK kedua dari perusahaan baru yang sekarang menjadi tempat saya bekerja. Pertanyaannya, apakah kartu BPJS yang lama masih bisa dicairkan?

Apabila kondisinya demikian, yakni Anda yang masih bekerja di perusahaan baru dan telah memiliki kartu BPJS yang baru pula, maka uang JHT dari kartu kepesertaan lama belum bisa dicairkan. Hal ini karena syarat pencairan JHT 100% ialah sedang tidak bekerja di perusahaan manapun.

Jika Kartu BPJS TK hilang, apakah saya masih bisa mencairkan JHT?

Tentu saja bisa, namun Anda harus segera mengurus surat pengganti kartu peserta yang hilang dari kantor kepolisian. Cantumkan nomor kartu peserta BPJS dalam surat keterangan kehilangan tersebut. Nomor kartu BPJS TK ini bisa Anda lihat di slip laporan saldo JHT yang setiap tahun akan di berikan oleh perusahaan tempat Anda bekerja dulu. Bagaimana jika slipnya hilang? Tanyakan ke perusahaan tersebut atau bisa ke kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Apakah saya bisa mencairkan JHT tanpa Paklaring?

Tidak bisa, Paklaring merupakan salah satu dokumen wajib yang harus dibawa saat Anda akan mencairkan dana JHT. Namun sebenarnya tak harus Paklaring, Anda juga bisa menggunakan Surat Keterangan Berhenti Bekerja, Surat Pengunduran Diri, Surat Pemberhentian Kerja. Jadi kita memang harus membawa surat pembuktian bahwa kita pernah bekerja dan sudah berhenti diperusahaan tersebut dengan mencantumkan tanggal mulai dan berhenti bekerja.

Bagaimana jika tidak punya Paklaring?

Jika Anda tidak punya Paklaring/Surat keterangan berhenti bekerja, Anda wajib meminta lagi surat paklaring ke perusahaan tempat Anda bekerja dulu. Dan jika perusahaan tempat Anda bekerja dulu sudah tutup, maka Anda bisa meminta surat ini dari Disnaker di tempat Anda.

Apakah bisa mencairkan JHT menggunakan KTP baru, sementara saya dulu mendaftar BPJS TK dengan KTP lama?

Tentu saja bisa, untuk mencairkan JHT memang membutukan KTP yang masih berlaku. Hal ini akan terlihat konyol apabila pekerja yang telah menjadi peserta BPJS TK ini selama 15 tahun namun diwajibkan membawa KTP lama yang sudah tidak berlaku lagi

Bagaimana jika saya sudah pindah alamat dan KTP baru saya beralamatkan tempat baru. Apakah bisa mengajukan klaim JHT?

Masih bisa, Syaratnya Anda harus menyesuaikan alamat yang ada di KTP baru itu dengan alamat yang ada di KK (Kartu Keluarga). Pastikan data-data lainnya juga sudah sesuai antara KTP dan KK

Bagaimana jika alamat yang ada di KTP berbeda dengan yang ada di KK?

Jika memang demikian, Anda harus mengurus atau membuat surat pernyataan koreksi beda data dari kelurahan tempat Anda tinggal.

Bagaimana jika alamat di KTP dan KK sudah sama, tapi alamat di Paklaring ternyata tidak sama?

Jika Alamat yang ada di KTP dan KK sudah sama, tapi alamat yang tertulis di Paklaring ternyata masih tidak sama? Bagaimana?. Hal ini tentu saja bukan masalah, ada banyak peserta BPJS TK yang sengaja membiarkannya selama bertahun-tahun sebagai tabungan. Bukan tidak mungkin lagi saat itu Anda sudah berulang kali pindah alamat rumah.

Apakah bisa mencairkan JHT di tempat yang berbeda karena pindah rumah?

Bisa, pencairan JHT ini bisa Anda lakukan di kantor BPJS Ketenagakerjaan di sekitar rumah Anda, meskipun Anda sudah pindah rumah.

Apakah saya bisa mewakili pencairan dana JHT?

Tidak bisa, selama peserta BPJS TK yang bersangkutan masih hidup dan tidak cacat permanen, maka Anda tidak bisa mewakili untuk mengambil uang JHT. Jika peserta BPJS TK memang mengalami cacat permanen, maka barulah Anda bisa mewakilkannya, itupun Anda harus membawa surat kuasa dari peserta yang bersangkutan. Selain itu, Anda juga harus membawa surat keterangan sakit permanen dari kedokteran serta buku tabungan dari peserta BPJS TK tersebut.

Dari beberapa Pertanyaan Seputar Pencairan Dana Jamsostek BPJS JHT di atas, diharapkan para peserta BPJS TK mampu memahami bagaimana proses pencairan dana JHT. Apabila informasi di atas di rasa masih kurang lengkap, Anda bisa mendatangi kantor BPJS TK di kota tempat tinggal Anda. Semoga bermanfaat

Sumber : cermati.com

Pencarian Pertanyaan Pencairan Jamsostek BPJS JHT

dokumen perumahan bpjs,,Pertanyaan pencairan balok banta,,tanya jawab pencairan jamsostek 1 kartu dengan 2 perusahaan,

Artikel Pertanyaan Pencairan Jamsostek BPJS JHT

Tags: , , ,


Pertanyaan Pencairan Jamsostek BPJS JHT | admin | 4.5